Thursday, August 16, 2012

Wanita Itu

Awalnya mata nakal ini tak sengaja terpana melihat wajah itu, namun lama kelamaan menjadi sengaja, dan karena kesengajaan itu, gue jadi ketagihan untuk bisa menikmati wajah naturalnya..

Mungkin lebay, tapi ini faktanya...

Gue gak tau identitas lengkapnya, alamat rumahnya, bahkan sampai saat ini. Gue hanya sekedar berbasa-basi dengan dia di dunia maya, dan pesan singkat. Untuk berbincang langsung sebenarnya mudah, namun berat rasanya untuk menikmati kecantikannya sambil berbasa-basi.

Dia bisa dibilang merespon pertemanan ini, tapi kenaluri lelaki2an gue ini yang tak tertahan, selalu ingin tahu apa saja hal tentang dia dan ingin menjadikan dia pacar gue, sampai2 dia risih dan terjadi kesalah pahaman.

Dia sudah ada yang punya, tapi itu tidak meruntuhkan semangat gue, hari2 gue manfaatkan untuk lebih mengenal dia, kalo pas disekolah harus kudu wajib melewati ruang kelasnya, walaupun gue gak tau dia ada dikelas apa gak, tapi itu menjadi kenikmatan tersendiri.

Dan tiba waktunya dia putus dari pacarnya, gue pun mengatur strategi, namun apa daya... gue kalah cepat dan kalah beruntung dengan wajah teman cowok sekelasnya...

Mungkin dewi sandra atau fortuna belum memihak, dan perjuangan ini pun mulai mencari alternatif dgn membuat sesuatu yang membuat dirinya senang.. Oke gue bikin sebuah gambar wajahnya walau hanya dari selembar papan tripleks dan lakban item, dan jadilah sebuah siluet yang berantakan seberantakan hati ini ahaha..

Pada saat ada pameran karya seni, gambar itupun menghiasi ruang kelas dan dia melihatnya, baru sebentar berbangga, tapi gue gak bahagia krn yang dia respon hanya gambarnya bukan gue..

Seakan benci yang tampak dari wajah gue ketika gue berpapasan dengan dia, padahal itu semua kamuflase.. kamuflase dari kekecewaan.. aduh cengeng banget..

Seiring bertambah hari, bertambah pula kesalah pahaman yang terus menyudutkan gue, yang gak jelas titik permasalahan itu apa.. dan akhirnya hancur begitu saja pertemanan ini...

Dia itu wanita yang sebenarnya baik, berkarakter, dan yah sedikit kejam ahaha..

Dan sampai saat ini, gue masih mengaguminya, dan berharap walaupun sulit..

Dan di akhir perjumpaan kita, mohon maaf bila ada salah2 kata.. seluruh kerabat kerja yang bertugas mohon pamit dan Salam Olahraga.

No comments:

Post a Comment